Cara Menanam Durian Di Lahan Kosong

Cara Menanam Durian di Lahan Kosong
Duren atau durian siapa yang tidak suka, saat demam isu duren datang betapa banyaknya buah ini dijual dipinggir jalan,makin hari makin mahal buah durian, pohon buah tahunan ini sudah terbilang agak langka, dulu disini disumatera duren paling gampang didapat tapi pohon durian yang ada sudah semakin tidak produktif lagi, buah yang dihasilkan mulai sedikit belum lagi cuaca yang tidak jelas.


Ada baiknya kita pikirkan dari kini untuk mencoba menanam durian dilahan kosong yang tidak terpakai, ya klo mikir waktu berbuah mungkin males mikirnya yummy belibuahnya dipasar tapi ada baiknya kita tetep menjaga bumi ini dengan tumbuhan tahunan menyerupai durian sebagai penyumbang oksigen bumi ini yang terasa amat panas.


Mau berguru dan tergerak hati untuk menghijaukan bumi mulailah dari yang kecil sampe sekala besar dengan menanam pohon durian. Bibit waktu kita beli durian niscaya ada yang cantik selain warnnya kuning menyerupai durian petruk dan montong, dari situ kita sanggup jadikan bakal bibit tinggal nantinya kita pakai tehnik grafting atau menyambung tunas dengan durian bangkok.






Berikut Cara Menanam Durian :


SYARAT PERTUMBUHAN DURIAN
Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 m dpl,intensitas cahaya 40-50 %, dengan suhu 22-30 0C, curah hujan ideal 1.500 - 2.500 mm per-tahun. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan materi organik, dan pH 6 - 7.


PEMBIBITAN
Pilih bibit tumbuhan yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas hama & penyakit, percabangan 2-4 arah dan ada tunas baru


PERSIAPAN LAHAN
Pembukaan lahan sebaiknya pada demam isu kemarau. Bersihkan alang-alang dan gulma lain serta tumbuhan keras yang mengganggu masuknya sinar matahari. Lahan miring sebaiknya dibentuk terasering. Buat saluran-saluran pembuangan air.


JARAK TANAM
Jarak tanam yang umum 8 x 12 m atau 10 x 10 m


TANAMAN PELINDUNG
Skala luas di kawasan terbuka mutlak dibutuhkan tumbuhan pelindung,misal lamtoro,turi,gamal,sengon atau pepaya. Tanaman pelindung ditanam sesudah penyiapan lahan.


LUBANG TANAM
Buat lubang tanam ukuran 50 cm2. Pisahkan tanah pecahan atas dengan pecahan bawah dan biarkan selama + 2 minggu. Tanah pecahan atas dicampur dengan pupuk sangkar matang 20 kg + 5 gr Natural GLIO + 10 kg Dolomit hingga rata sebagai media tanam, kemudian masukkan adonan tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 ahad sebelum bibit ditanam.


PENANAMAN
Penanaman yang ideal pada awal demam isu hujan. Gali lubang tanam yang berisi adonan media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dan buka plastik pembungkus tanah secara hati-hati. Tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Siram air secukupnya sesudah selesai tanam. Akan lebih baik ditambah pupuk organik SUPERNASA takaran 1 botol untuk ± 200 tumbuhan . 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk kemudian siramkan setiap pohon atau siramkan SUPERNASA 1 sendok makan per 10 liter air per pohon.


PENGAIRAN
Pengairan dilakukan semenjak awal pertumbuhan hingga tumbuhan berproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dikurangi. Penyiraman paling baik pagi hari.


PEMANGKASAN
Pangkas terhadap tunas-tunas air, cabang atau ranting yang sudah mati dan terjangkit hama penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Ketika tumbuhan mencapai ketinggian tertentu 4-5 m, pucuk tumbuhan dipangkas.


PEMUPUKAN
Dosis dan jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai rekomendasi setempat.
Pemupukan semenjak awal pertumbuhan hingga tahun ke-3 dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi.
Waktu pemupukan pupuk sangkar sekali setahun pada selesai demam isu hujan atau awal demam isu kemarau. Sedangkan pupuk Makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya dengan menaburkan memutar sesuai dengan lebar pendeknya tajuk tanaman.


Siramkan pupuk organik SUPERNASA (0-3 thn) dan POWER NUTRITION (diatas 3 thn) dengan cara sesuai di atas . Semprotkan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki tiap 1-2 bulan selama masih sanggup dijangkau alat semprot.


PEMBUAHAN DI LUAR MUSIM
Caranya mengatur pembungaan di setiap pohon durian per blok, yaitu bila menginginkan panen durian bulan Agustus - November, maka sekitar bulan Maret tumbuhan pada blok diberi pupuk 1,5-2 kg NPK + 1 sendok makan POWER NUTRITION per 10 liter air per pohon dan akan lebih cantik ditambah penyemprotan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali sebanyak 3-4 kali. Selain itu kira-kira 3 bulan sebelumnya tanah areal penanaman harus dikeringkan. Jika waktu pengeringan turun hujan, tanah di sekeliling tumbuhan dalam radius 5-7 meter diberi mulsa dan dibuatkan terusan pembuangan air. Setelah bunga mekar dan menjadi buah atau 2 bulan sesudah bunga mekar, tumbuhan diberi pupuk NPK takaran 0,5 - 1 kg per tanaman. Setelah terbentuk buah, usahakan tumbuhan tidak mengeluarkan tunas daun alasannya sanggup menjadikan terjadinya perebutan unsur hara antara buah dan daun, sehingga perlu disiram POWER NUTRITION lagi (1 botol untuk 30-50 pohon).


PENYERBUKAN
Tidak semua bunga sanggup menjadi buah alasannya bunga durian mekar pada sore hingga malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil bila serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh alasannya itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas, sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.


PERAWATAN BUAH
Penyeleksian buah sesudah berdiameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman durian yang gres pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah sesudah buah berumur 10 hari semenjak terbentuk, lebih cantik bila diberikan pupuk makro NPK (0,5-1 kg/pohon) ditambah POWER NUTRION (1 botol untuk 30-50 pohon).


PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT
1. Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.)
Menyerang dengan cara menciptakan lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejala serangan tumbuhan layu, daun kering dan rontok alhasil mati. Pengendalian; sanitas kebun, potong dan musnahkan batang, dahan, atau ranting yang parah terserang, tutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah diberi PESTONA + POC NASA atau disemprotkan.


2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis )
Gejala buah menjadi busuk berulat dan alhasil rontok. Semprotkan semenjak awal dengan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 semenjak buah berumur 1 minggu, Gunakan perangkap Natural METILAT.


3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.)
Hama ini menyerang dengan mengisap cairan dan sanggup sebagai pembawa penyakit embun jelaga dan penyebaran dibantu semut. Gejala serangan daun keriting dan merana, sehingga bunga dan buah sanggup rontok. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.


4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.)
Ketiga ulat menyerang dengan cara memakan daun sehingga berlubang dan rusak. Semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 secara bergantian.


5. Penyakit Kanker Batang (Phytophthora palmivora)
Gejala serangan adanya luka yang mengeluarkan lendir warna merah pada kulit batang pecahan bawah bersahabat tanah. Setelah batang busuk, pucuk-pucuk tumbuhan akan mengering, daun layu dan rontok, dan alhasil mati. Pengendalian dengan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, pemangkasan, semenjak awal sebelum tanam sebarkan Natural GLIO atau oleskan pada batang yang luka kemudian tutup dengan parafin, kerok batang terjangkit hingga warna coklat tidak kelihatan kemudian semprot PESTONA + POC NASA.


6. Penyakit Busuk Akar (Jamur Fusarium sp.)
Jika dibelah, pada pecahan korteks akan tampak warna coklat dan pada pecahan yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak coklat. Tanaman yang terjangkit dimusnahkan dan dibakar serta bekas lubang tanam ditaburi kapur + Natural GLIO, perbaiki sistem drainase serta semenjak awal pakai Natural GLIO sebagai pencegahan.


7. Penyakit Bercak Daun (Jamur Colletotrichum sp.)
Gejala adanya bercak-bercak besar kering pada daun tumbuhan yang alhasil berlubang. Potong daun terserang, semprotkan Natural GLIO + POC NASA sebagai pencegahan gunakan fungisida berbahan aktif tembaga.


8. Penyakit Jamur Upas (pink disease)
Gejala munculnya cairan kuning pada pecahan batang terjangkit dan diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk menyerupai laba-laba sehingga menjadikan selesai hidup pada batang. Potong pecahan terserang, kurangi kelembaban, Oleskan Natural GLIO + POC NASA pada pecahan terjangkit atau fungisida berbahan aktif tembaga


9.Penyakit Akar Putih (JamurRigodoporus lignosus)
Daun kuning kemudian coklat sebelum alhasil mengerut dan gugur. Buang semua tumbuhan inang dari areal kebun, gunakan Natural GLIO sebagai pencegahan.


10. Penyakit Busuk Buah ( Jamur Phytophthora sp.)
Gejala adanya bercak-bercak berair berwarna coklat kehitaman pada kulit buah, kemudian busuk dan pada pecahan terjangkit terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih. Gunakan Natural GLIO sebelum tanam sebagai tindakan pencegahan, sanitasi kebun.


Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir sanggup dipakai pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak gampang hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 takaran 0,5 tutup botol per tangki


PEMANENAN
Waktu panen berbeda tergantung jenis varietas. Jenis monthong sekitar 125 - 135 hari sesudah bunga mekar, jenis chanee sekitar 110 - 116 hari sesudah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan tepat 4 bulan sesudah bunga mekar.


Waktu petik berdasar gejala fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan gampang dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar suara berangasan dan bergema bila buah dipukul. Cara penen dengan memetik atau memotong buah di pohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong yaitu tangkai buah bersahabat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak hingga terjatuh alasannya mengurangi kualitas buah. 


Semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Menanam Durian Di Lahan Kosong"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel