Cara Budidaya Nenas
Friday, May 3, 2019
Add Comment

Persiapan Awal BUDIDAYA NENAS
Ada bermacam-macam varietas tumbuhan nanas. Khusus di Indonesia, jenis yang paling banyak dibudidayakan yaitu Cayenne dan juga Queen. Cayenne sendiri merupakan nanas dengan daun yang halus, tidak mempunyai duri dan buahnya berukuran besar. Sementara itu, jenis Queen yaitu nanas dengan daun yang pendek berduri dan buah yang cenderung lonjong layaknya kerucut.
Setelah tahu jenis apa yang sanggup Anda budidayakan, mulailah dengan langkah pengolahan tanah. Baiknya proses ini dilakukan pada awal animo penghujan bersamaan dengan proses penymaian bibit. Hal ini ditujukan biar sesudah olah tanah rampung, bibit eksklusif sanggup ditanam. Adapun proses pengolahan tanah dilakukan dengan cara menggemburkan dan membalikan posisi tanah. hal tersebut ditujukan untuk memperbaiki sirkulasi tanah daerah nanas hendak ditanam. Setelah rampung, mulailah tahapan demi tahapan, di bawah ini:
- Pertama, bangunlah bedengan. Adapun penentuan bedengan dilakukan bersama dengan proses pengolahan awal tanag. Bedengan dibentuk dengan cara meratakan permukaan tanah yang lalu di jalur kiri dan kanan dibikinkan kanal daerah air masuk dan keluar.
- Lakukan proses pengapuran. Langkah ini gres Anda lakukan apabila pH tanah Anda di bawah 4,5 dan di atas 6,5.
- Persemaian bibit nanas. Langkah ini dilakukan bersamaan dengan pengelolaan tanah biar waktu tanamnya tepat. Adapun cara menyemai bibit tentu dimulai dari proses perbanyakan bibit terlebih dahulu. Dalam sistem budidaya tumbuhan nanas, perkembangbiakan sanggup dilakukan dengan cara generatif maupun vegetatif. Umumnya petani di Indonesia lebih memilik metode vegetatif yakni dengan menggunakan akar, tunas, buah, stek dan lain-lain. Setelah bibit didapatkan, mulailah langkah penyemaian.
- Penyemaian bibit dilakukan di sebuah daerah tesendiri yang lembab dan sirkulasi udaranya baik. Bibit yang disemaikan juga harus senantiasa disiram dengan teratur. Selain itu, bibit juga wajib dipupuk biar pertumbuhannya lebih cepat. Setelah bibit bertunas dan berakar, mulailah langkah pemondahan bibit dari lokasi persemaian ke lokasi pembesaran bibit.
- Tahapan selanjutnya yaitu membesarkan bibit hasil penyemaian hingga siap tanam. Pemeliharaannya cukuo sederhana yakni meliputi penyiraman secara teratur pagi dan sore serta investigasi mutu bibit.
- Nah, sesudah bibit mencapai tinggi 25 hingga 30 cm, kita sudah sanggup meindahkannya ke medium tanam yang sebenarnya. Proses penanaman baiknya dilakukan di animo hujan. Langkahnya dimulai dengan menciptakan lubang tanam, mengambil bibit nanas dan memasukkan pada lubang tanam. Selanjutnya, tanah kembali dimasukkan dan dipadatkan sehingga menutupi bibit secara sempurna. Selanjutnya, siramlah biar tanah tadi lembab dan basah.
- Berikutnya, langkah yang dilakukan yaitu pemeliharaan tanaman. Proses ini meliputi beberapa tahapan yakni penyulaman. Langkah penyulaman dilakukan apabila ada bibit awal yang tidak tumbuh dengan baik. Selanjutnya yaitu penyiangan. Langkah ini dilakukan biar tumbuhan tidak bersaing dengan gulma. Selanjutnya yaitu penggemburan. Dilakukan dengan cara menggemburkan tanah di sekitar tumbuhan nanas biar sirkulasi udara menjadi baik. Berikutnya yaitu pengairan. Penyiraman dilakukan di sore maupun pagi hari. Dan cukup sekali dalam seminggu alasannya yaitu tumbuhan nanas memang tak suka air yang melimpah. Proses pemeliharaan berikutnya yaitu pemupukan. Langkah ini dilakukan ketika tumbuhan nanas berusia 2 hingga 3 bulan. Berikutnya yaitu langkah penanggulangan hama dan penyakit. Gunakan pestisida biar hama menjauh. Sementara itu, penyakit sanggup dicegah dengan cara menentukan bibit tanam yang baik dan memelihara kebersihan di kebun.
- Tahapan terakhir dalam budidaya tumbuhan nanas yaitu pemanenan. Usia panen bergantung pada jenis bibit yang Anda gunakan. Jika menggunakan bibit dari tunas akar, maka panen sanggup dilakukan sesudah 12 bulan. Sementara apabila bibit diambil dari tunas batang, maka panen dilakukan ketika tumbuhan berusia 18 bulan.
0 Response to "Cara Budidaya Nenas"
Post a Comment