Cara Budidaya Cabai Rawit
Tuesday, September 10, 2019
Add Comment
cabai rawit yaitu termasuk materi bumbu utama dalam memasak. Cabai rawit ini banyak permintaannya, selain itu harganya juga mahal. Sehingga dikala perjuangan cabe rawit ini ditekuni maka akan mendapat laba yang besar, alasannya yaitu dalam menanam cabe rawit yang benar maka akan menghasilkan buah yang memuaskan.
Saya yakin kita semua pernah meliha cabe rawit dan memakannya . bagi kita yang biasa memakan kuliner dengan sambal cabe , rasanya belum lengkap apa kalau tidak dilenkapi dengan sambal cabai. Oleh alasannya yaitu itu cabe tidak sanggup dipisah kan dengan kehidupan sehari – hari alasannya yaitu hamper semua jenis kuliner yang kita makan memakai bumbu cabi besar atau cabe rawit .
Jenis cabe rawi yang sering diusahakan yaitu sebagai berikut :
1. cabe kecil atau cabe jemprit
buahnya kecil dan pendek , lebih pedas dibandingka Janis cabe lainnya.
2. cabe putih atau cabe domba
buahnya lebihbesar dari cabe jemprit atau cabe celepik , dan rasanya kurang enak.
3. cabe celepik
buahnyalebih besar dari pada cabe jemprit dan lebih keci dari cabe domba. Rasanya tidak sepedas cabe jemprit . sewakti muda berwarna hijau sehabis masak berwarna merah cerah .
BERCOCOK TANAM
Pertumbuhan tumbuhan cabe rawit yang baik dan hasil produksinya tinggi merupakan dambaan dan cita-cita kita semua . untuk mencapai tahapan tersebut kita harus melaksanakan acara bercocok tanam cabe rawit yang memakai tahapan – tahapan sebagai berikut:
1. pengolahan tanah
dapat dilakukan membajak atau mencangkul sedalam 25 – 30 cm sampai tanah menjadi gembur . sehabis itu biarkan 7 – 14 hari untuk mendapat sinar matahari
- pembuatan bedeng
• lebar bedeng 100 – 120 cm
• tinggi bedeng 20 – 30 cm
• jarak antara bedeng dengan bedeng lainnya 30 – 45 cm . arah bedeng memanjang ke utara selatan .
- syarat pupuk sangkar yang baik adalah
• tidak berbau
• tidak panas
• berwarna kehitam hitaman , dan
• benar – benar sudah matang
- jarak tumbuhan cabe rawit sebagai berikut
• 50 x 100 cm
• 60 x 70 cm
• 50 x 90 cm
- cara pembuata jarak tanaman
a. pasang tali kenca ( pelurus ) sejajar dengan panjang bedeng , kira – kira 10 cm dari tepi bedeng
b. ukur jarak tumbuhan yang diinginkan pada sepanjang tali kencana tersebut
c. buat lubang tumbuhan sesuai dengan jarak tumbuhan tersebut , kemudian beri pupuk besar
• pupuk sangkar = 1 kg / lubang
• pupuk urea =
• pupuk TSP =
• pupuk KCI =
d. campurkan ketiga pupuk buatan hinga rata dan masukan pada setiap lubang yang telah dibuat
2. pesemaian
pesemaian merupakan acara untuk menghasilkan bibit
tanaman atau calon tumbuhan yang baik . adapun tahapan pesemaian yaitu sebagai berikut :
a. menciptakan bedeng atau daerah pesemaian , ukuran bedeng pesemaian sebagai berikut
• lebar bedeng 1 – 1,2 m
• panjang bedeng 3 – 5 m
• tingi bedeng 15 – 20 cm
b. penyemaian benih
kebutuhan benih untuk satu hektar berkisar antar
300 – 500 benih . sebelum benih disemai atau ditabur , daerah pesemaian disiram merata . beberapa cara menyemai benih cabe rawit sebagai berikut :
– semai bebas atau ditabur merata
– semai dalam baris
– semai berkelompok
3. penanaman
bibit tumbuhan cabe rawit yang telah berumur 1 bulan segera ditanam . penanaman sebaiknya pada sore hari semoga tumbuhan tidak layu
ciri – cirri bibit yang siap tanam yaitu sebagai berikut :
• telah berumur satu bulan
• tidak terjangkit hama dan penyakit
• pertumbuhan tumbuhan seragam
cara penanaman
• siram bibit yang akan ditanam
• pilih bibit yangakan ditanam
• lepaskan bumbung atau pelastik dari bibit
• padatkan tanah disekeliling tumbuhan bibit yang telah dimasukan kelubang semoga tidak rebah
4. pemeliharaan tanaman
a. penyiraman
penyiraman dilakukan 2 kali sehari atau di sesuaikan dengan keadaan tanah .
b. penyiangan
rumpu liar yang tumbuh disekita tumbuhan harus dicabit atau di siang dengan kored atau sabit
c. pemupukan
jumlah pupuk yang diperlukan dalam satu hektar adalah
• urea = 200 kg
• TSP = 200 kg
• KCI = 150 kg
d. hama dan penyakit
hama yang sering menyerang tumbuhan cabe rwit yaitu sebagai berikut :
- tungau marah
- kutu daun berwarna kuning
- kutu gurem atau thrips
tanda – tanda tumbuhan terserang
- tumbuhan berwarna menyerupai perak
- tumbuhan tampak pucat
- daun menjadi layu
pengendalian
- cabut tumbuhan yang terjangkit berat
- kumpulkan bab tumbuhan yang terjangkit , kemudian dibakar
PANEN
Panen merupakan acara yang kita nanti – nanti untuk menikmati jerih payah selama penanaman , produksi cabe rawit hampir sama dengan cabe besar , hanya saja umur cabe rawit lebih usang yaitu 2 – 3 tahun , sehingga produksi cabe rawit lebih tinggi dari pada cabe besar .
Cabai rawit sanggup dipanen hijau ( muda ) dan dipanen merah atau sudah masak . kalau cabe rawit di panen hijau, cabe kelihatan bernas dan berisi .
Pemanena cabe rawit sanggup dilakukan 4 – 7 hari sekaliatau tergantung peda situasi harga pasaran
Semoga CARA BUDIDAYA CABE RAWIT bermanfaat. Terima kasih.

0 Response to "Cara Budidaya Cabai Rawit"
Post a Comment