Cara Menanam Lada
Wednesday, March 27, 2019
Add Comment
PEMBIBITAN
Bahan tumbuhan sanggup berasal dari stek maupun biji.
A. Bahan Bibit Asal Biji
- Hanya dipakat jika tidak ada lagi materi stek sebab biayanya sangat mahal.
- Bahan bibit diambilkan dari biji yang betul-betul sudah tua, dan dari buah yang terisolir yaitu buah-buah yang tandannya dibungkus pada waktu masih berupa bunga.
B. Bahan bibit asal stek.
- Cara ini lazim dipergunakan sebab gampang dan murah.
- Syarat-syarat materi stek yang baik :
- Berasal dari sulur panjat yang tumbuhnya keatas dan menempel pada pohon sandaran.
- Panjang stek sekurang-kurangnya 7 ruas (dapat diambil terus menerus dari satu tanaman).
- Stek diambil dari batang yang sudah agak mengayu dan dari tumbuhan yang sudah berumur ± 2 tahun.
- Pohon induk harus kuat, pertumbuhan bagus, dan daun berwarna hijau tua.
PERSIAPAN DAN PENANAMAN DI KEBUN
Persiapan di kebun.
- Sediakan tiang-tiang pemanjat (pendukung). Tiang pemanjat ada 2 macam yaitu:
- Tiang kayu/beton.
- Pohon hidup (dadap minyak, dadap duri).
- Tiang-tiang pemanjat ditanam dengan jarak 2,5 x 2,5 m.
- Lubang tumbuhan dibentuk disekeliling tiang pemanjat dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm.
- Apabila tanah miring buatlah teras-teras atau tanamlah tumbuhan epilog tanah.
- Pada tanah yang datar buatlah selokan-selokan pembuang air.
Penanaman di kebun.
- Stek eksklusif ditanamkan pada lubang tanam yang telah dipersiapkan didekat tiang pemanjat.
- Bagian stek yang dimasukkan kedalam tanah yaitu 4 buku/ruas.
- Stek diletakkan miring didekat permukaan tanah.
- Sebaiknya tanah galian terlebih dahulu dicampur dengan pupuk kandang/kompos secukupnya.
- Berilah pelindung pada stek yang gres ditanam tersebut.
PEMELIHARAAN.
- Bersihkan kebun dari rerumputan pengganggu.
- Pangkaslah pohon-pohon pemanjat, pada demam isu penghujan dengan pemangkasan berat dan pada demam isu kemarau dengan pemangkasan ringan.
- Ikatlah tumbuhan pada tiang-tiang pemanjat supaya tumbuhan menempel pada tiang sebelum akar perekat menjadi kuat.
- Yang diikat hanyalah cabang yang tumbuh keatas sedangkan cabang-cabang samping tidak perlu.
- Buanglah cabang-cabang pada pangkal pohon yang menutup tanah.
Pemangkasan.
Tujuan :
- Untuk memperoleh cabang samping (cabang buah) yang lebih banyak.
- Untuk mendapat pohon yang rimbun.
Cara pemangkasan :
- Pemangkasan dilakukan pada ruas yang tidak terdapat cabang-cabang samping.
- Apabila tumbuhan sudah memiliki 8 atau 9 ruas maka harus dipangkas pada ketinggian 25-30 cm dari tanah.
- Tunas yang tumbuh dari batang stek utama harus dipangkas pula dan pangkasannya sanggup dijadikan sebagai materi stek.
- Sulur-sulur yang lalu tumbuh diikatkan ketiang pemanjat dan bila telah lebih dari 10 ruas dipangkas lagi hingga tinggal 3-4 ruas dari pangkasan pertama.
- Pemangkasan dilakukan terus hingga sulur mencapai ujung tiang pemanjat.
PEMUPUKAN TANAMAN LADA.
Untuk mendapat pertumbuhan dan hasil yang tinggi tumbuhan lada perlu diberikan pupuk organis (pupuk kandang, kompos) dan pupuk anorganis (pupuk buatan).
Pupuk organis diberikan sebagai pupuk pendahuluan sebanyak 5-10 kg per lubang tanaman. Untuk pupuk buatan sanggup diberikan pupuk Urea, TSP dan KCL.
Dosis pupuk.
Dosis pupuk tergantung kepada kesuburan tanah, umur tanaman, dan lain-lain.
Sebagai fatwa umum pemupukan lada dengan Urea, TSP dan KCL sanggup dijelaskan sebagai berikut:
a. Untuk tumbuhan muda:
I. Umur 8-12 bulan:
Urea : 50 gr/pohon/tahun.
TSP : 25 gr/pohon/tahun.
KCL : 20 gr/pohon/tahun.
II. Umur 1-2 tahun:
Urea : 100 gr/pohon/tahun.
TSP : 50 gr/pohon/tahun.
KCL : 40 gr/pohon/tahun.
III. Umur 2-3 tahun:
Urea : 200 gr/pohon/tahun.
TSP : 100 gr/pohon/tahun.
KCL : 80 gr/pohon/tahun.
b. Untuk tumbuhan yang sudah berproduksi.
Dosis pupuk yang diberikan sebagai berikut:
Urea : 400 — 500 kg/Ha/Tahun.
TSP : 400 - 500 kg/Ha/Tahun.
KCL : 300 — 375 kg/Ha/Tahun.
Waktu pemupukan.
Pemupukan dilakukan 2 kali dalam setahun, yakni pada setiap awal dan tamat demam isu penghujan diberikan masing-masingnya setengah bahagian dari takaran diatas.
Cara pemupukan tumbuhan lada.
- Buatlah lubang pdpuk/parit kecil disekeliling pangkal batang sejarak ujung dari tajuk pohon.
- Campurkanlah pupuk Urea, TSP dan KCL sesuai dengan takaran lalu dimasukkan ke dalam lubang pupuk tersebut.
- Setelah pupuk dimasukkan segera ditutup kembali dengan tanah.
Catatan:
Pupuk sanggup diberikan secara sendiri-sendiri atau secara campuran. Pencampuran Urea, TSP dan KCL hanya sanggup dilakukan apabila sehabis pencampuran tersebut segera dilaksanakan pemupukan, dan pupuk yang sudah tercampur tadi harus habis dalam satu kali pemupukan.
PENGOLAHAN HASIL TANAMAN LADA.
Ada 2 cara dalam pengolahan hasil lada yaitu:
a. Untuk mendapat hasil lada putih.
b. Untuk mendapat hasil lada hitam.
A. Untuk mendapat lada putih buah lada diperlakukan sebagai berikut:
- Buah lada yang gres dipetik dimasukkan dalam karung dan direndam dalam air yang mengalir.
- Sesudah direndam lalu dibersihkan; bijinya dipisahkan dari kulitnya dan tangkai, dengan cara diinjak-injak, lalu diayak. Setelah dipisahkan lalu biji lada direndam kembali dalam. air mengalir 1-2 hari sehingga biji menjadi putih bersih.
- Setelah higienis lalu biji lada dijemur hingga kering kira-kira 3 hari.
B. Untuk mendapat lada hitam buah lada diproses sebagai berikut:
- Buah lada sehabis dipetik Iangsung dijemur dipanas matahari selama kira-kira 2-3 hari.
- Sambil menjemur buah lada dipisahkan dari tangkai-tangkainya.
- Kemudian diayak hingga bersih.
0 Response to "Cara Menanam Lada"
Post a Comment