Menganalisa Laba Perjuangan Budidaya Pinang

MENGANALISA KEUNTUNGAN USAHA BUDIDAYA PINANG MENGANALISA KEUNTUNGAN USAHA BUDIDAYA PINANG

Indonesia mempunyai aneka macam komoditi potensial untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Pinang merupakan salah satu dari beribu komoditas dari Sabang hingga Merauke. Sahabat steem,,,ternyata bertanam pinang mempunyai potensi bisnis yang menjanjikan dengan income yang nyata.



Budidaya pinang tidak membutuhkan perawatan yang rumit dan resiko gagal panen pun sangat kecil. Maka tak heran, dalam beberapa tahun belakangan ini, budidaya pinang secara intensif banyak dilirik alasannya dianggap sebuah investasi sub sektor perkebunan yang menjanjikan di masa depan.

Hebatnya tanaman pinang, ia bisa tumbuh dengan baik dihampir semua iklim, lebih tahan hama dan penyakit.

Namun, tanaman pinang sangat anggun bila ditanam pada kawasan dengan iklim tropis dan subtropis yang agak lembap dengan bulan lembap sekitar tiga hingga empat bulan per tahun dan bulan kering sekitar empat hingga delapan bulan per tahun.

Hebatnya lagi,, masa investasi modal dalam berkebun pinang tidak terlalu lama, dimana dalam jangka waktu 5 tahun sudah sanggup di panen. Jika dirawat secara baik dan benar, pohon pinang bisa bertahan hingga seratus tahun. Luar biasa,,bukan?

Bagi Anda yang ingin membudidaya pinang. Berikut sebuah analisa perjuangan yang barangkali sanggup menjadi rujukan untuk sabahat steemian..

Analisa Usaha Budidaya Pinang Intensif
MENGANALISA KEUNTUNGAN USAHA BUDIDAYA PINANG MENGANALISA KEUNTUNGAN USAHA BUDIDAYA PINANG
Dalam 1 hektar sanggup ditanam sekitar lebih kurang 1000 batang bibit pinang unggul. Kebun pinang yang mendapat perawatan dengan baik, setiap pohon bisa menghasilkan 25 kg buah lembap dalam sekali panen dari setiap pohon.

Lalu,,berapa pendapatan petani pinang dalam sekali panen, berikut jawabannya?

Hasil buah lembap :

1000 batang x 25 kg = 25.000 kg buah basah. Jika harga jual buah lembap per kg Rp2.000 x 25.000 Kg = Rp50 juta/panen. Pendapatan ini belum dikurangi biaya kerja atau dihitcos.

Jika buah pinang dijemur, berikut karenanya :

Dalam 5 ton buah lembap akan menghasilkan 1 ton biji pinang kering bulat. Jika dalam 1 hektar 25 ton buah lembap maka kita akan menghasilkan 5 ton biji pinang kering lingkaran dalam sekali panen.

Berapa harga pinang kering bulat? Harganya bisa naik turun. Biasanya berkisar antara 18-20 ribu per kg. Untuk mengethaui berapa pendapatan, kita ambil harga 18 ribu saja. Maka karenanya = 5.000 x 18.000 = Rp90.000.000 rupiah/per panen dalam satu hektar.

Kalau Anda punya kebun dalam 3 hektar, berapa pendapatan dalam setiap kali panen? So niscaya yang punya kebun pinang niscaya tau berapa pendapatannya.!

hitung - hitunganya :
Bila Anda mempunyai kebun pinang seluas 3 hektar. Maka hasil dan pendapatan Anda sebanyak 15.000 ton biji pinang kering = 15.000 x 18.000 = Rp. 270.0000.000,- dalam sekali panen.

Pendapatan tersebut belum dihitcost.... Memang luas biasa..?

Salam sukses untuk petani, dari kami penggemar steeminia...
Sumber : sumadiarsyah


0 Response to "Menganalisa Laba Perjuangan Budidaya Pinang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel