Sekilas Perihal Tanaman Gaharu

Pengertian Gaharu


Gaharu yakni kayu berwarna kehitaman dan mengandung resin khas yang dihasilkan oleh sejumlah spesies pohon gaharu.



Gaharu dihasilkan flora sebagai respon dari masuknya mikroba yang masuk ke dalam jaringan yang terluka. Luka pada flora berkayu sanggup disebabkan secara alami lantaran adanya cabang dahan yang patah atau kulit terkelupas, maupun secara sengaja dengan pengeboran dan penggergajian. Masuknya mikroba ke dalam jaringan flora dianggap sebagai benda abnormal sehingga sel flora akan menghasilkan suatu senyawa fitoaleksin yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyakit atau patogen. Senyawa fitoaleksin tersebut sanggup berupa resin berwarna coklat dan beraroma harum, serta menumpuk pada pembuluh xilem dan floem untuk mencegah meluasnya luka ke jaringan lain.

Kegunaan Gaharu

1. Pengharum/pewangi ruangan alami, dengan cara dibakar yang banyak dilakukan oleh Masyarakat di Negara Timur Tengah.
2. Bahan baku industri parfum, wangian dan kosmetik.

3. Sebagai materi pembuatan dupa (insence stick). Sebagai materi baku pembuatan Kohdoh (untuk program ritual masyarakat Jepang).
4. Sebagai materi baku pembuatan minyak gaharu.
5. Sebagai materi baku pembuatan aneka kerajinan gaharu.
6. Sebagai materi pembuatan minuman (teh gaharu).
7. Bahan baku obat-obatan antara lain: anti asmatik, stimulan kerja saraf, perangsang seks, obat kanker, penghilang stress, obat malaria, anti mikrobia, obat sakit perut, penghilang rasa sakit, obat ginjal, obat lever, anti kanker (penelitian) dan obat diare.

Harga Gaharu
Komoditas gaharu mempunyai harga yang sangat tinggi sehingga tak heran jikalau gaharu disebut sebagai kayu paling mahal didunia.

Di pasar internasional harga gubal gaharu kelas double king dihargai > Rp. 50 juta per kg. Tingginya harga tersebut menjadikan terjadinya explorasi besar-besaran gaharu yang ada di alam/hutan sehingga populasi gaharu di hutan semakin berkurang.

0 Response to "Sekilas Perihal Tanaman Gaharu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel