Informasi Petani Tanaman Jeruk
Friday, April 19, 2019
Add Comment
JENIS TANAMAN
Klasifikasi botani tanaman jeruk yaitu sebagai berikut:
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Ordo : Rutales
Keluarga : Rutaceae
Genus : Citrus
Spesies : Citrus sp.
Jenis jeruk lokal yang dibudidayakan di Indonesia yaitu jeruk Keprok (Citrus reticulata/nobilis L.), jeruk Siem (C. microcarpa L. dan C.sinensis. L) yang terdiri atas Siem Pontianak, Siem Garut, Siem Lumajang, jeruk bagus (C. auranticum L. dan C.sinensis L.), jeruk sitrun/lemon (C. medica), jeruk besar (C.maxima Herr.) yang terdiri atas jeruk Nambangan-Madium dan Bali. Jeruk untuk bumbu kuliner yang terdiri atas jeruk nipis (C. aurantifolia), jeruk Purut (C. hystrix) dan jeruk sambal (C. hystix ABC).
Jeruk varietas introduksi yang banyak ditanam yaitu varitas Lemon dan Grapefruit. Sedangkan varitas lokal yaitu jeruk siem, jeruk baby, keprok medan, bali, nipis dan purut.
3. SYARAT TUMBUH
A. Iklim
- Kecepatan angin yang lebih dari 40-48% akan merontokkan bunga dan buah. Untuk kawasan yang intensitas dan kecepatan anginnya tinggi tumbuhan penahan angin lebih baik ditanam berderet tegak lurus dengan arah angin.
- Tergantung pada spesiesnya, jeruk memerlukan 5-6, 6-7 atau 9 bulan lembap (musim hujan). Bulan lembap ini diharapkan untuk perkembangan bunga dan buah biar tanahnya tetap lembab. Di Indonesia tumbuhan ini sangat memerlukan air yang cukup terutama di bulan Juli-Agustus.
- Temperatur optimal antara 25-30 derajat C namun ada yang masih sanggup tumbuh normal pada 38 derajat C. Jeruk Keprok memerlukan temperatur 20 derajat C.
- Semua jenis jeruk tidak menyukai tempat yang terlindung dari sinar matahari.
- Kelembaban optimum untuk pertumbuhan tumbuhan ini sekitar 70-80%.
B. Media Tanam
- Tanah yang baik yaitu lempung hingga lempung berpasir dengan fraksi liat 727%, abu 25-50% dan pasir < 50%, cukup humus, tata air dan udara baik.
- Jenis tanah Andosol dan Latosol sangat cocok untuk budidaya jeruk.
- Derajat keasaman tanah (pH tanah) yang cocok untuk budidaya jeruk yaitu 5,5–6,5 dengan pH optimum 6.
- Air tanah yang optimal berada pada kedalaman 150–200 cm di bawah permukaan tanah. Pada ekspresi dominan kemarau 150 cm dan pada ekspresi dominan hujan 50 cm. Tanaman jeruk menyukai air yang mengandung garam sekitar 10%.
- Tanaman jeruk sanggup tumbuh dengan baik di kawasan yang mempunyai kemiringan sekitar 300.
C. Ketinggian Tempat
Tinggi tempat dimana jeruk sanggup dibudidayakan bervariasi dari dataran rendah hingga tinggi tergantung pada spesies :
- Jenis Keprok Madura, Keprok Tejakula: 1–900 m dpl.
- Jenis Keprok Batu 55, Keprok Garut: 700-1.200 m dpl.
- Jenis Manis Punten, Waturejo, WNO, VLO: 300–800 m dpl.
- Jenis Siem: 1–700 m dpl.
- Jenis Besar Nambangan-Madiun, Bali, Gulung: 1–700 m dpl.
- Jenis Jepun Kasturi, Kumkuat: 1-1.000 m dpl.
- Jenis Purut: 1–400 m dpl.
Pohon tumbuhan jeruk
Daun tumbuhan jeruk
Buah jeruk
salah satu penghuni pohon jeruk
0 Response to "Informasi Petani Tanaman Jeruk"
Post a Comment