Potensi Pertanian Indonesia

 
Indonesia dikatakan Jambrut Katulistiwa, negeri yang gemah Ripah Lohjinawi katanya orang suku Jawa. Saya berpikir benarkah demikian, jika kita melihat renstra pertanian 2010-2014, potensi Indonesia khususnya dalam bidang Agraris, Apa potensi pertanian Indonesia ?

Ibaratnya tongkat bambu jadi tanaman, orang bilang tanah kita tanah sorga, 
Ulasan ini aku bagi ada beberapa tahap unggahan, mengingat potensi pertanian Indonesia yang begitu banyaknya.
1. Keanekaragaman Hayati dan Agroekosistem 
Indonesia mempunyai potensi sumberdaya alam, termasuk plasma nutfah, yang melimpah (mega biodiversity). Bio-diversity darat Indonesia merupakan terbesar nomor dua di dunia sehabis Brasil, sedangkan bila termasuk biodiversity maritim maka Indonesia merupakan terbesar nomor satu di dunia. Hal ini sanggup dilihat dengan beragamnya jenis komoditas pertanian flora pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan yang sudah semenjak usang diusahakan sebagai sumber pangan dan pendapatan masyarakat. 

Keaneka ragaman hayati yang didukung dengan sebaran kondisi geografis berupa dataran rendah dan tinggi; limpahan sinar matahari dan intesitas curah hujan yang hampir merata sepanjang tahun di sebagian wilayah; serta keaneka ragaman jenis tanah memungkinkan dibudidayakannya aneka jenis flora dan ternak orisinil daerah tropis, serta komoditas introduksi dari daerah sub tropis secara merata sepanjang tahun di Indonesia.

Aneka ragam dan besarnya jumlah plasma nutfah flora dan hewan, baik yang orisinil daerah tropis maupun komoditas introduksi yang sudah menyesuaikan diri dengan iklim tropis, di sisi lain merupakan sumber bahan genetik yang sanggup direkayasa untuk menghasilkan varietas dan klone flora unggul serta bangsa ternak. 

Potensi pertanian Indonesia ini, banyak dimanfaatkan oleh negara-negara lain ibarat Belanda, Prancis, Amerika dll dalam mendapat plasma nutfah antara lain bibit-bibit pertanian, yang dalam pelaksanaan pemanfaatannya membentuk industri bibit pertanian. Sebagian besar dari productnya dibawa ke negeri orang bule tersebut. Ini menurut info dari tenaga kerjanya (orang Indonesia Asli)


2. Lahan Pertanian
Indonesia mempunyai potensi ketersediaan lahan yang cukup besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Data dari kajian akademis yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air, Kementerian Pertanian pada tahun 2006 mengatakan bahwa total luas daratan Indonesia ialah sebesar 192 juta ha, terbagi atas 123 juta ha (64,6 persen) merupakan daerah budidaya dan 67 juta ha sisanya (35,4 persen) merupakan daerah lindung. Dari total luas daerah budidaya, yang berpotensi untuk areal pertanian seluas 101 juta ha, mencakup lahan berair seluas 25,6 juta ha, lahan kering flora semusim 25,3 juta ha dan lahan kering flora tahunan 50,9 juta ha. Sampai dikala ini, dari areal yang berpotensi untuk pertanian tersebut, yang sudah dibudidayakan menjadi areal pertanian sebesar 47 juta ha, sehingga masih tersisa 54
juta ha yang berpotensi untuk ekspansi areal pertanian. 



Jumlah luasan dan sebaran hutan, sungai, rawa dan danau serta curah hujan yang cukup tinggi dan merata sepanjang tahun sebetulnya merupakan potensi alamiah untuk memenuhi kebutuhan air pertanian 
apabila dikelola dengan baik. Waduk, bendungan, embung dan air tanah serta air permukaan lainnya sangat potensial untuk mendukung pengembangan perjuangan pertanian.
http://okemms.blogspot.com

0 Response to "Potensi Pertanian Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel