Cara Menanam Jambu Biji

Jambu biji yaitu salah satu tumbuhan buah jenis perdu, dalam bahasa Inggris disebut Lambo guava. Tanaman ini berasal dari Brazilia Amerika Tengah, menyebar ke Thailand kemudian ke negara Asia lainnya menyerupai Indonesia. Hingga ketika ini telah dibudidayakan dan menyebar luas di daerah-daerah Jawa. Jambu biji sering disebut juga jambu klutuk, jambu siki, atau jambu batu. Jambu tersebut kemudian dilakukan persilangan melalui stek atau okulasi dengan jenis yang lain, sehingga akibatnya mendapat hasil yang lebih besar dengan keadaan biji yang lebih sedikit bahkan tidak berbiji yang diberi nama jambu Bangkok lantaran proses terjadinya dari Bangkok.

Sentra Penanaman

Jambu biji dibudidayakan di negara-negara menyerupai Jepang, Malaysia, Brazilia dan lain-lain. Di Indonesia, Pulau Jawa merupakan pusat penanaman buah jambu terbesar antara lain di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Sentra produksi yang lain yaitu Sumatera dan Kalimantan. Pada tahun-tahun terakhir ini jambu biji telah berkembang dan kemudian muncul jambu Bangkok yang dibudidayakan di kota Kleri, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Jenis Tanaman

Dari sejumlah jenis jambu biji, terdapat beberapa varietas jambu biji yang digemari orang dan dibudidayakan dengan menentukan nilai ekonomisnya yang relatif lebih tinggi diantaranya:
  1. Jambu sukun (jambu tanpa biji yang tumbuh secara partenokarpi dan jikalau tumbuh bersahabat dengan jambu biji akan cenderung berbiji kembali).
  2. Jambu bangkok (buahnya besar, dagingnya tebal dan sedikit bijinya, rasanya agak hambar). Setelah diadakan percampuran dengan jambu susu rasanya berubah asam-asam manis.
  3. Jambu merah.
  4. Jambu pasar minggu.
  5. Jambu sari.
  6. Jmabu apel.
  7. Jambu palembang.
  8. Jambu merah getas.

Manfaat Tanaman
  1. Sebagai makanan buah segar maupun olahan yang memiliki gizi dan mengandung vitamin A dan vitamin C yang tinggi, dengan kadar gula 8%. Jambu biji memiliki rasa dan aroma yang khas disebabkan oleh senyawa eugenol.
  2. Sebagai pohon pembatas di pekarangan dan sebagai tumbuhan hias.
  3. Daun dan akarnya juga sanggup dipakai sebagai obat tadisional.
  4. Kayunya sanggup dibentuk banyak sekali alat dapur lantaran memilki kayu yang berpengaruh dan keras.

SYARAT PERTUMBUHAN

Iklim
Dalam budidaya tumbuhan jambu biji angin berperan dalam penyerbukan, namun angin yang kencang sanggup mengakibatkan kerontokan pada bunga.
Tanaman jambu biji merupakan tumbuhan kawasan tropis dan sanggup tumbuh di kawasan sub-tropis dengan intensitas curah hujan yang diharapkan berkisar antara 1000-2000 mm/tahun dan merata sepanjang tahun.
Tanaman jambu biji sanggup tumbuh berkembang serta berbuah dengan optimal pada suhu sekitar 23-28 derajat C di siang hari. Kekurangan sinar matahari sanggup mengakibatkan penurunan hasil atau kurang tepat (kerdil), yang ideal demam isu berbunga dan berbuah pada waktu demam isu kemarau yaitu sekitar bulan Juli-September sedang demam isu buahnya terjadi bulan Nopember-Februari bersamaan demam isu penghujan.
Kelembaban udara sekeliling cenderung rendah lantaran kebanyakan tumbuh di dataran rendah dan sedang. Apabila udara memiliki kelembaban yang rendah, berarti udara kering lantaran miskin uap air. Kondisi demikian cocok untuk pertumbuhan tumbuhan jambu bij.

Media Tanam
Tanaman jambu biji bahwasanya sanggup tumbuh pada semua jenis tanah.
Jambu biji sanggup tumbuh baik pada lahan yang subur dan gembur serta banyak mengandung unsur nitrogen, materi organik atau pada tanah yang keadaan liat dan sedikit pasir.
Derajat keasaman tanah (pH) tidak terlalu jauh berbeda dengan tumbuhan lainnya, yaitu antara 4,5-8,2 dan jikalau kurang dari pH tersebut maka perlu dilakukan pengapuran terlebih dahulu.

Ketinggian Tempat
Jambu biji sanggup tumbuh subur pada kawasan tropis dengan ketinggian antara 5-1200 m dpl.

0 Response to "Cara Menanam Jambu Biji"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel