Cara Menanam Okra


Okra masih belum banyak yang mengenalnya, juga belum banyak yang menanam, maka dari itu harganya masih cukup mahal. Di pasar masih jarang di jumpai, tapi bila masuk swalayan niscaya kita lihat dengan banyak sekali ukuran. Bentuknya seakan-akan dengan Oyong atau Gambas, tapi Okra agak berlendir dan yummy dimakan sebagai sayuran segar. Di Jepang namanya Okura dan biasa dijadikan makanan pelengkap, makanya hanya butuh beberapa Okra saja untuk dipotong-potong dan dicocol dengan kecap dan dimakan bersama nasi hangat. Di Indonesia biasanya Okra dimakan sebagai lalapan, sayur kari, sup, asem-asem, oseng-oseng, gado-gado, adonan mie goreng, adonan Cap Jay.maupun pie isi Okra.

Okra tumbuh baik di dataran tinggi, 600 meter dpl keatas, namun di dataran rendah juga sanggup tmbuh dan berbuah, hanya saja umurnya lebih pendek dan produksinya lebih rendah.

Menanam Okra tidak sulit, tanah diolah, diberi pupuk sangkar 40 kg per 100 M persegi dan ditambahkan kapur dolomite 20 kg per 100 M persegi semoga PH yang diinginkan sanggup sesuai. Pupuk sangkar sanggup diganti dengan NPK sebanyak 25-30 kg.

Okra ditanam melalui biji, pribadi dimasukkan ke dalam lubang tanam sebanyak 5-6 biji setiap lubang dengan jarak tanam 60 x 120 cm. Setelah tumbuh diperjarang sampai tinggal 2-3 batang per lubang, tentunya ditinggalkan yang baik-baik saja.

Pada trend kemarau disiram sesuai kebutuhan tanaman, sanggup tiap hari atau seminggu dua kali tergantung kondisi tanah dan tanaman. Pemupukan susulan diharapkan apabila kondisi tumbuhan memang memerlukannya, jadi tidak mutlak, yang penting penyiangan.

Biasanya umur 2 bulan buahnya sudah mulai sanggup dipanen dan dilakukan sanggup setiap 2 hari sekali, tergantung kondisi buah, alasannya bila terlalu renta kualitasnya menjadi kurang bagus, tapi bila terlalu muda buahnya masih kecil-kecil, jadi diadaptasi dengan ajakan pasar, biasanya kurang lebih sepanjang 7 cm. Okra yang gres dipanen dan disimpan di daerah sejuk dan kering biasanya sanggup bertahan selama seminggu.

Okra yang akan dijadikan benih dibiarkan renta dan kering di pohon, sesudah itu dipetik dan dikeluarkan bijinya yang pribadi sanggup ditanam atau dikeringkan dulu.

Apabila terjangkit hama sanggup disemprot dengan insektisida sesuai dengan petunjuk penggunaan pada botol insektisida. Dan bila terjangkit jamur sanggup disemprot dengan fungsidida sesuai dengan petunjuk penggunaannya.

0 Response to "Cara Menanam Okra"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel