Manajemen Pengendalian Hama Tanaman
Sunday, July 21, 2019
Add Comment
Tanaman dalam siklus hidupnya tidak terlepas dari serangan hama. Serangan hama muncul pada dikala kondisi tertentu sesuai dengan habitat yang diinginkan. Habitat yang dimaksud ialah kondisi lingkungan menyerupai suhu, kelembaban dan sumber makanan.
Secara umum populasi hama meningkat pada isu terkini kemarau, dimana suhu tinggi (>28oC) dan kelembaban rendah (<60%) merupakan kondisi yang sesuai untuk berkembang. Perkembangan hama pada isu terkini kemarau, selain sumber kuliner yang tersedia ialah kondisi lingkungan yang sesuai untuk bertelur dan menetas. Sedangkan dikala isu terkini hujan banyak hama isu terkini kemarau bertahan pada tanaman inang lain menyerupai gulma rumput atau bayam liar. Contoh hama isu terkini kemarau menyerupai belalang, ulat, aphids, thrips, spider mites, white fly, lalat buah, pengorok daun, dan lain sebagainya.
Namun ada kasus tertentu ada hama yang berkembang pada isu terkini hujan menyerupai fungus gnats dan shore fly. Dimana perkembangan hama ini lebih dikarenakan ketersediaan kuliner berupa lumut yang berkembang dalam kondisi lembab.
Berdasar kondisi di atas, pengendalian hama selain memakai insektisida, cara lain ialah dengan membersihkan lingkungan (sampah organik dan gulma). Contoh lalat buah berkembang pada buah yang busuk, spider mites bertahan pada gulma bayam liar, dan lain-lain. Selain itu mencegah lingkungan media tanam atau sekitar tanaman terlalu lembab yang bertujuan mencegah serangan fungus gnats dan shore fly.
0 Response to "Manajemen Pengendalian Hama Tanaman"
Post a Comment