Pengendalian Lalat Buah

Lalat buah (Dacus sp.) merupakan hama yang menyerang flora buah mulai stadia buah masih muda dengan menimbulkan tingkat kerusakan yang parah ketika buah menjadi matang.
Kerusakan yang timbul dimulai dari lalat buah betina yang siap bertelur menyuntikkan telurnya ke dalam buah muda. Perkembangan selanjutnya yaitu menetasnya larva berupa ulat yang memakan daging buah dan bahkan terdapat lubang kecil sebagai daerah keluar dari ulat tersebut. Dengan demikian buah akan membusuk dari dalam dan rontok.
Langkah pengendalian yang paling gampang yaitu dengan menjaga kebersihan sekitar flora buah ataupun kebun dengan membuang dan memperabukan sampah daun dan buah yang busuk, membungkus buah semenjak dini yaitu ketika telah menjadi buah kecil (fruit set) dengan memakai kertas koran, plastik, dan lain-lain. Namun langkah tersebut tidak mengurangi populasi lalat buah yang berkembang. Salah satu jalan yaitu dengan memakai perangkap lalat buah yaitu Metil Eugenol. Metil eugenol merupakan feromon sintetis (buatan) atau hormon penarik (attractan) lalat buah jantan yang dipunyai lalat betina untuk mengadakan perkawinan.
Cara kerja penggunaan feromon ini yaitu dengan meneteskan 0,5 – 1 ml hormon ini ke potongan kapas yang dibuat gulungan kecil dan digantung dengan memakai kawat, selanjutnya pada kapas yang sama diteteskan secukupnya (0,2 – 0,5 ml) insektisida menyerupai Diazinon, Dursban, Supracide, dan lain-lain. Penempatan gulungan kapas ini diletakkan di suatu daerah berupa botol aqua plastik yang pada pecahan dasar botol dibuat berlubang untuk ventilasi, sehingga wangi metil eugenol sanggup tercium dua arah. Lalat yang tertarik dan melekat di kapas beberapa ketika akan mati sehabis bersentuhan dengan adonan metil eugenol dengan insektisida. Dengan demikian populasi lalat jantan akan berkurang, sehingga berdampak dengan tingkat keberhasilan panen buah yang berkualitas.
Produk yang tersedia dalam bentuk cairan dengan brand Petrogenol, yang dikemas dalam botol 5 ml.

0 Response to "Pengendalian Lalat Buah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel