Budidaya Flora Jarak
Thursday, August 22, 2019
Add Comment

PENDAHULUAN
Tanaman Jarak di Indonesia sanggup tumbuh dengan baik lantaran kesesuaian iklim dan tanah, sehingga tumbuh bisa merata sebagai gulma. Namun lantaran hasil dari tumbuhan ini bisa diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis, maka tumbuhan ini sekarang mulai di budidayakan.
PT. Natural Nusantara mencoba menunjukkan tunjangan teknis budidaya tumbuhan ini sehingga bisa berproduksi sesuai dengan cita-cita yang diinginkan tanpa meninggalkan standar kuantitas, kualitas, dan kelestarian lingkungan (Aspek K-3).
SYARAT PERTUMBUHAN
Syarat tumbuh tumbuhan jarak membutuhkan air 350-500 ml air sepanjang pertumbuhannya.
Disamping faktor air, tumbuhan jarak ini membutuhkan syarat temperatur 20º-30ºC sepanjang hidupnya, serta ketinggian tempat yang optimal yakni 0-800 m dpl. Keluarnya biji akan sangat berkurang atau minim jikalau suhu mencapai 40ºC atau lebih.
PERSIAPAN LAHAN
Pemilihan lahan yang akan dipakai untuk budidaya tumbuhan jarak ini biasanya menentukan tanah yang kurang produktif ataupun kurang pengairan, dan ini biasanya di kawasan marginal / kritis, lantaran tumbuhan jarak ini tidaklah terlalu membutuhkan syarat-syarat khusus, menyerupai halnya tumbuhan perdu lainnya. Pengolahan tanah yang standar yakni pembuatan lubang tanam dengan ukuran 30 cm x 30cm x 30cm dan jarak tanam antar barisan 2-4 meter dan jarak dalam barisan 1-2 meter tergantung varietas yang dipilih. Persiapan tanah yang bisa juga dilakukan yakni membersihkan dari gangguan gulma, terutama akar-akar ilalang yang menghasilkan alelopati / senyawa penghambat tumbuh tumbuhan lain.
PEMBIBITAN
Biji jarak sanggup ditanam 2-3 butir biji perlubang pribadi di lahan kemudian pilih tumbuhan yang terbaik pertumbuhannya untuk dibudidayakan. Pemeliharaan tumbuhan muda dilakukan dengan menyemprot dengan POC NASA takaran 2-3 tutup per tangki seminggu sekali pada pagi hari.
MACAM-MACAM JENIS JARAK
Ada aneka macam jenis jarak yang sanggup tumbuh di tanah air kita antara lain :
A. Jarak Kepyar/Jepang ( Ricinus communis).
Jenis ini laris di pasaran dunia yang dikenal dengan nama castor oil plant. Jenis ini berbuah sekali dalam setahun (semusim), dengan ciri buah muda berwarna hijau dan berubah coklat sehabis tua. Buahnya berduri lemah menyerupai rambutan. Bijinya mengandung Glycoprotein yang bersifat racun dan orang sering menyebutnya Ricin.
B . Jarak Pagar/Cina (Jatropha curcas )
Jenis ini berbuah terus menerus (tahunan). Jenis jarak ini yang dianjurkan ditanam, yaitu:
- Asembagus 22 : kandungan minyak 55-57%
- Asembagus 60 : kandungan minyak 48-52%
- Asembagus 81 : kandungan minyak 51-54%
Komposisi biji jarak terdiri dari 20% kulit dan 80% biji (daging), mengandung 40-60% minyak. Kandungan minyak mentahnya 32-48% dan sisanya yakni ampas.
PEMELIHARAAN
Yang penting diperhatikan yakni tumbuhan jarak ini memiliki sifat kurang suka air sehingga kelebihan air (terendam) justru akan merugikan pertumbuhan tanaman, namun jikalau panas terik berlangsung sampai 3-4 bulan penyiraman perlu sesekali dilakukan untuk menghindari maut akhir kekeringan.
Lakukan penyiangan gulma jikalau tumbuhan mulai terganggu baik pertumbuhan potongan atas dalam persaingan terhadap cahaya maupun perakaran yaitu absorpsi hara.
PEMUPUKAN
Untuk pertumbuhan yang baik berikan pupuk dasar yaitu pupuk sangkar di samping pupuk anorganik pada ketika tanam.
Jenis Pupuk | Dosis (kg/ha) | Waktu Pemupukan |
Urea | 50 | Saat tanam |
SP-36 | 75 | Saat tanam |
KCl | 50 | 2 ahad sehabis tanam |
Urea | 100 | 1 bulan sehabis tanam |
Catatan : tidak berlaku mutlak/bervariasi untuk masing - masing daerah.
Akan lebih baik ditambah SUPERNASA atau POWER NUTRITION takaran 1 botol untuk ± 200 tumbuhan . Satu botol SUPERNASA atau POWER NUTRITION diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman perpohon.
Penyemprotan dengan POC NASA takaran 3-4 tutup + HORMONIK takaran 1 tutup per tangki setiap 1 bulan sekali dianjurkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas.
PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT
Tanaman jarak sesungguhnya jarang diserang hama ataupun penyakit, namun bisa jadi terjangkit jikalau saja kondisi lahan kurang higienis ataupun ada semak yang sanggup menjadi inang sementara bagi hama-hama tertentu. Pengendalian hama terpadu yaitu dengan menjaga kebersihan lahan merupakan tindakan preventif yang paling gampang dilakukan sebelum hama menjadi tak terkendali dan merugikan.
Hama yang kadang menyerang tumbuhan jarak yakni sejenis kutu putih. Tanaman jarak sering tumbuh liar sehingga kutu putih sering menjadikannya inang sementara. Untuk pencegahannya gunakan PESTONA dan PENTANA + AERO 810 secara bergantian.
Disamping kutu putih , jarak juga mungkin diserang ulat yang menyerang daun, yang bisa dicegah dengan PESTONA dan PENTANA + AERO 810 Lakukan penyemprotan dengan PESTONA dan PENTANA + AERO 810 secara bergantian untuk pencegahan , satu ahad sekali disemprotkan merata di atas dan di bawah helai daun .
Sebagai pencegahan terhadap penyakit yang disebabkan jamur, sebaiknya sebelum tanam disebarkan 1 pak Natural GLIO ditambah 25-30 kg pupuk sangkar dan didiamkan seminggu.
Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternatif terakhir bisa dipakai pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak gampang hilang oleh air hujan tambahkan AERO 810 takaran 0,5 tutup botol per tangki
MASA PANEN
Masa berbunga terjadi sehabis tumbuhan berumur sekitar 60-70 hari dan buah mulai sanggup dipanen sehabis umur tumbuhan sekitar 100-110 hari, yang biasanya jatuh dimusim panas yaitu bulan Agustus sampai Oktober. Buah yang terlambat panen akan melenting dan berhamburan sehingga disarankan panen harus benar-benar sempurna waktu. Produksi yang sanggup dicapai sekitar 1-3 ton/ha.
PEMANFAATAN HASIL
Pada masa Jepang minyak jarak diolah menjadi minyak pelumas persenjataan yang handal, lantaran sangat kental, Berat jenisnya ± 0,96 dan sangat sukar untuk dilarutkan, sehingga gampang dibedakan dari minyak lain. Sebagian besar produksinya dipergunakan sebagai minyak lumas untuk mesin yang berputar cepat; salah satu laba dari minyak jarak ini yakni bahwa beliau tidak menetes, tidak meninggalkan sisa bakar dan tidak larut dalam bensin; sifat-sifat yang besar artinya dalam keperluan penerbangan dan telah memberinya tempat yang tetap disamping minyak- minyak mineral yang telah mendesaknya walaupun daya pelumasnya yang cukup besar
Selain itu biji Jarak ricinus kaya akan enzyme lipase yang sanggup menguraikan lemak dan minyak menjadi asam-asam lemak yang bebas dan glycerin. Asam lemak tersebut sanggup dipergunakan oleh pabrik lilin, dan sehabis dinetralisir dengan soda atau kalium karbonat (potas), menghasilkan sabun keras atau lunak.
Di perusahaan-perusahaan batik, minyak jarak berperan juga dalam pewarnaan kain katun yang akan diberi warna dengan mengkudu. Bahkan akhir-akhir ini dengan peningkatan harga BBM dimulai penanaman tumbuhan jarak besar-besaran untuk alternatif lain dari materi bakar minyak yang dipadukan dengan paket reboisasi lahan kritis sehingga bisa besar lengan berkuasa konkret bagi perekonomian dan juga kelestarian lahan di seluruh nusantara.
http://teknis-budidaya.blogspot.com
0 Response to "Budidaya Flora Jarak"
Post a Comment