Pasca Panen Vanili
Friday, October 11, 2019
Add Comment
Untuk menghasilkan mutu vanili yang baik dan memiliki harga jual yang tinggi maka perlu penanganan pasca panen yang baik. Penanganan pasca panen terdiri atas beberapa tahapan yang saling berkaitan dimana satu tahap aktivitas akan mempengaruhi hasil aktivitas ditahap berikutnya. Berikut diuraikan tahapan aktivitas pasca panen.
Sortasi buah berair bertujuan untuk memperoleh buah yang seragam ukuran, bentuk, dan tingkat kemasakan. Setelah disortasi buah dicuci dengan air higienis untuk menghilangkan debu, getah dan kotoran lain yang melekat pada buah vanili kemudian ditiriskan untuk mempercepat proses pengeringan alasannya yaitu buah sudah tidak mengandung air.
Penyortiran buah menurut keseragaman ukuran, bentuk, tingkat kemasakan dan kedudukan buah pada tandan akan memperlihatkan beberapa keuntungan, antara lain akan mempermudah pengawasan dan pelaksanaan dalam pengelompokan mutu (grading) pada simpulan proses pengolahan nantinya, menghemat waktu dalam proses simpulan dan akan menghasilkan buah vanili kering yang bermutu seragam.
Pelayuan bertujuan untuk mendorong proses bekerjanya enzim untuk pembentukan vanillin dan aroma serta mempermudah proses pengeringan.
Proses pelayuan dilakukan dengan mencelupkan buah vanili kedalam air panas selama 95 detik pada suhu 65 0 C. Proses pelayuan ini dilakukan untuk memberi jalan bekerjanya enzim pembentuk aroma(Enzims β-glukosidase dan peroksidase.
Kondisi ini akan memperlihatkan kemungkinan lebih besar untuk mendorong pembentukan kadar vanillin cukup tinggi (2,4%), rendemen cukup tinggi (21-23%) warna lebih hitam dan aroma cukup baik.
Proses fermentasi bertujuan untuk memperlihatkan kesempatan terjadinya proses enzimatis pada buah vanili untuk mendapat flavor dan aroma yang diinginkan.
Lama fermentasi sangat kuat terhadap kadar vanilli olahan. Lama fermentasi 60 jam memperlihatkan hasil vanillin terendah, sedangkan untuk memperoleh kadar vanillin yang lebih tinggi sanggup dilakukan fermentasi selama 48 jam (dikombinasikan dengan usang pelayuan 95 detik pada suhu 65°C).
Pengeringan (drying) bertujuan untuk mengurangi kadar air sehingga buah vanilli tidak gampang terkena jamur terutama pada waktu penyimpanan dan pengangkutan. Tahap pengeringan ini bertujuan untuk mengurangi kadar air hingga batas tertentu (25-30%).
Pengeringan buah vanili sanggup dilakukan dengan cara memakai oven, sinar matahari, atau dengan cara diangin-anginkan
Pengeringan dengan memakai panggangan merupakan cara pengeringan yang sangat baik untuk dilakukan. Keuntungan cara ini yaitu sanggup mempersingkat waktu pengeringan menjadi 1 minggu. Pengeringan dengan panggangan dilakukan dengan cara buah vanili dimasukan kedalam panggangan yang suhunya sudah diatur sekitar 45o C. Di dalam panggangan diletakan cawan-cawan yang berisi air untuk mempertahankan kelembaban ruang panggangan biar buah tidak terlalu cepat kering. Pengeringan dianggap selesai jikalau buah vanili sudah memperlihatkan tanda tidak putus atau retak ketika dililitkan pada jari, tetapi kembali utuh sesudah dilepaskan..
Demikian tahapan aktivitas pasca panen vanili sebagai upaya untuk meningkatkan mutu vanili dan sekaligus sanggup meningkatkan harga jual vanili di tingkat petani.
0 Response to "Pasca Panen Vanili"
Post a Comment