Cara Proses Pemanenan Gaharu

Untuk mendapat produk gaharu harus melalui proses pemanenan (rekayasa produksi), yaitu dengan teknik induksi jamur atau pathogen ke dalam pohon gaharu

Teknik induksi atau inokulasi yang berkembang dikala ini yaitu teknik pengeboran dan penyuntikan. Gaharu akan terbentuk sebagai akhir dari proses fisiologis pohon yang bertahan hidup sesudah diserang oleh jamur atau pathogen yang dimasukkan (induksi) ke dalam jaringan kayu melalui akar, batang dan cabang pohon. 

Pemanenan gaharu sebaiknya dilakukan minimal selama 3 tahun sesudah proses induksi (inokulasi). Gaharu yang terbentuk sanggup dibedakan dalam 3 kelas kualitas yaitu : gubal gaharu, kemedangan gaharu dan bubuk gaharu. Harga ketiga kelas kualitas tersebut berbeda-beda. 

Untuk kelas gubal gaharu, harga tertinggi di pasaran sanggup mencapai Rp. 60 juta per kilogram. Sedangkan harga kemedangan gaharu berkira antara Rp. 3 juta – 20 juta per kilogram. Kayu gaharu sanggup disuling menjadi minyak gaharu dengan harga berkisar antara Rp. 50 ribu – 150 ribu per cc.

0 Response to "Cara Proses Pemanenan Gaharu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel