Menanam Flora Ginseng Jawa



Syarat Pertumbuhan Tanaman Ginseng
  • Diutamakan di lahan terbuka. Tanah gembur, kandungan materi organik tinggi, aerasi dan drainase baik.
  • Keasaman (pH) tanah 5,5 - 7,2.
  • Curah hujan 1000 - 2500 mm/th.
  • Suhu berkisar 20ºC - 33ºC.
  • Kelembaban 70% - 90%.
  • Ketinggian daerah berkisar 0 - 1.600 dpl.

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN GINSENG



Bekicot

Biasanya aktif pada malam hari, dan perlu diwaspadai keberadaannya. Pengendalian dengan cara dikumpulkan dan dimusnahkan.

Ulat
Banyak jenis ulat yang menyerang pada ginseng terutama ulat grayak (Spodoptera sp.), Ulat penggulung daun (Lamprosema sp.), dan ulat jenis lainnya. 

Uret/Lundi
Hama ini menyerang akar bahkan sanggup ke umbi sehingga tumbuhan usang kelamaan sanggup layu dan balasannya mati. Pada ketika tanam sanggup ditaburkan insektisida granular di sekeliling tanaman

Penyakit
Penyakit Busuk Leher Batang
Penyebabnya jamur Phytium sp. atau Sclerotium sp. Biasanya di awal tanam ginseng mengalami pembusukan yang disebabkan oleh kelembaban tanah yang berlebihan. Leher batang atau pangkal batang tampak berwarna kelabu atau kecoklatan, lunak kebasahan dan melekuk ke dalam. Jamur ini sanggup menjalar ke pecahan umbi, lama-kelamaan daun tampak layu. Pengendalian dengan cara pengaturan drainase, kebun tidak becek dan tidak lembab. 

Penyakit Busuk Umbi
Penyebabnya jamur Phythopthora sp. Gejalanya daun yang mulanya hijau menjelma kuning. Lama kelamaan menjalar hingga mengakibatkan kematian. Bila tumbuhan dicabut pada pangkal umbi/batang tampak bulu-bulu putih yang lalu menjelma bulat-bulatan dan balasannya menjelma coklat bau tanah hingga hitam. 

Penyakit Layu
Bisa disebabkan jamur Fusarium sp. atau kuman Pseudomonas sp. Tetapi kebanyakan disebabkan oleh jamur Fusarium. Mulanya tulang daun menguning, lalu menjalar ke tangkai daun dan balasannya daun menjadi layu. 

PANEN


  • Tanaman Ginseng dipanen umur 4 - 5 bulan tergantung pertumbuhan dan keadaan umbi. Cirinya; batang semula hijau berubah merah, daun menguning dan mulai rontok, berbunga dan mengeluarkan biji, umbi kalau didangir sudah cukup besar (diameter diatas 1 cm).
  • emanenan pada pagi hari ketika kondisi cerah, tidak hujan dan daun tidak berembun lagi, tanah kering.
  • Umbi dipanen sekaligus dengan memakai garpu tanah untuk menggemburkan permukaan tanah.
  • Sebelum umbi dicabut pangkal batang tumbuhan dipangkas dan dipisahkan dari batang serta daunnya. Pencabutan umbi harus dilakukan hati-hati, jangan hingga umbinya putus dan tertinggal dalam tanah. Umbi yang telah dicabut dibersihkan dan dibawa ke daerah teduh untuk penyortiran.



0 Response to "Menanam Flora Ginseng Jawa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel