Pedoman Menanam Kedelai
Sunday, April 28, 2019
Add Comment
SYARAT TUMBUH KEDELAI
Tanaman sanggup tumbuh pada banyak sekali jenis tanah asal drainase (tata air) dan aerasi (tata udara) tanah cukup baik, curah hujan 100-400 mm/bulan, suhu udara 230C - 300C, kelembaban 60% - 70%, pH tanah 5,8 - 7 dan ketinggian kurang dari 600 m dpl.
PENGOLAHAN TANAH UNTUK MENANAM KEDELAI
- Tanah dibajak, digaru dan diratakan
- Sisa-sisa gulma dibenamkan
- Buat jalan masuk air dengan jarak sekitar 3-4 m
- Tanah dikeringanginkan tiga ahad gres ditanami
- Siramkan pupuk POC NASA yang telah dicampur air secara merata di atas bedengan dengan takaran ± 1 botol (500 cc) POC NASA diencerkan dengan air secukupnya untuk setiap 1000 m² (10 botol/ha). Hasil akan lebih cantik kalau memakai SUPER NASA, cara penggunaannya sebagai berikut:
- Alternatif 1 : 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.
- Alternatif 2 : setiap 1 gembor vol 10 lt diberi 1 peres sendok makan SUPER NASA untuk menyiram 5-10 meter bedengan.
PENANAMAN KEDELAI
- Rendam benih dalam POC NASA takaran 2 cc / liter selama 0,5 jam dan dicampur Legin (Rhizobium ) untuk tanah yang belum pernah ditanami kedelai
- Buat jarak tanam antar tugalan berukuran 30 x 20 cm, 25 x 25 cm atau 20 x 20 cm
- Buat lubang tugal sedalam 5 cm dan masukkan biji 2-3 per lubang
- Tutup benih dengan tanah gembur dan tanpa dipadatkan
- Waktu tanam yang baik selesai animo hujan
PENJARANGAN & PENYULAMAN TANAMAN KEDELAI
Kedelai mulai tumbuh kira-kira umur 5-6 hari, benih yang tidak tumbuh diganti atau disulam dengan benih gres yang akan lebih baik kalau dicampur Legin. Penyulaman sebaiknya sore hari.
PENYIANGAN TANAMAN KEDELAI
Penyiangan pertama umur 2-3 minggu, ke-2 pada ketika tumbuhan selesai berbunga (sekitar 6 ahad sesudah tanam). Penyiangan ke-2 ini dilakukan bersamaan dengan pemupukan ke-2.
PEMBUBUNAN TANAMAN KEDELAI
Pembubunan dilakukan dengan hati-hati dan tidak terlalu dalam semoga tidak merusak perakaran tanaman. Luka pada akar akan menjadi daerah penyakit yang berbahaya.
PEMUPUKAN TANAMAN KEDELAI
Contoh jenis dan takaran pupuk sebagai berikut :
Waktu | Dosis Pupuk Makro (per ha) | ||
Urea (kg) | SP-36 (kg) | KCl (kg) | |
2 Minggu Setelah Tanam | 50 | 40 | 20 |
6 Minggu Setelah Tanam | 30 | 20 | 40 |
Total | 80 kg | 60 kg | 60 kg |
PENGAIRAN DAN PENYIRAMAN
Kedelai menghendaki kondisi tanah yang lembab tetapi tidak becek. Kondisi menyerupai ini diharapkan semenjak benih ditanam hingga pengisian polong. Saat menjelang panen, tanah sebaiknya dalam keadaan kering.
PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN KEDELAI
- 1. Aphis glycine
Kutu ini sanggup dapat menularkan virus SMV (Soyabean Mosaik Virus). Menyerang pada awal pertumbuhan dan masa pertumbuhan bunga dan polong. Gejala: layu, pertumbuhannya terhambat. Pengendalian: (1) Jangan tanam tumbuhan inang seperti: terung-terungan, kapas-kapasan atau kacang-kacangan; (2) buang kepingan tumbuhan terjangkit dan bakar, (3) gunakan musuh alami (predator maupun parasit); (4) semprot Natural BVR atau PESTONA dilakukan pada permukaan daun kepingan bawah.
- 2. Kumbang daun tembukur (Phaedonia inclusa)
Bertubuh kecil, hitam bergaris kuning. Bertelur pada permukaan daun. Gejala: larva dan kumbang memakan daun, bunga, pucuk, polong muda, bahkan seluruh tanaman. Pengendalian: penyemprotan PESTONA
- 3. Ulat polong (Ettiela zinchenella)
Gejala: pada buah terdapat lubang kecil. Waktu buah masih hijau, polong kepingan luar berubah warna, di dalam polong terdapat ulat gemuk hijau dan kotorannya. Pengendalian : (1) tanam tepat waktu.
- 4. Kepik polong (Riptortis lincearis)
Gejala: polong bercak-bercak hitam dan menjadi hampa.
- 5. Lalat kacang (Ophiomyia phaseoli)
Menyerang tumbuhan muda yang gres tumbuh. Pengendalian : Saat benih ditanam, tanah diberi POC NASA, kemudian sesudah benih ditanam, tanah ditutup dengan jerami . Satu ahad sesudah benih menjadi kecambah dilakukan penyemprotan dengan PESTONA. Penyemprotan diulangi pada waktu kedelai berumur 1 bulan.
- 6. Kepik hijau (Nezara viridula)
Pagi hari berada di atas daun, ketika matahari bersinar turun ke polong, memakan polong dan bertelur. Umur kepik dari telur hingga remaja antara 1 hingga 6 bulan. Gejala: polong dan biji mengempis serta kering. Biji kepingan dalam atau kulit polong berbintik coklat.
- 7. Ulat grayak (Spodoptera litura)
Gejala : kerusakan pada daun, ulat hidup bergerombol, memakan daun, dan berpencar mencari rumpun lain. Pengendalian : (1) dengan cara sanitasi; (2) disemprotkan pada sore/malam hari (saat ulat menyerang tanaman) beberapa Natural VITURA.
- 8. Penyakit Layu Bakteri (Pseudomonas sp.)
Gejala : layu mendadak bila kelembaban terlalu tinggi dan jarak tanam rapat. Pengendalian : Varietas tahan layu, sanitasi kebun, dan pergiliran tanaman.
Pengendalian : Pemberian Natural GLIO
- 9. Penyakit layu (Jamur tanah : Sclerotium Rolfsii)
Penyakit ini menyerang tumbuhan umur 2-3 minggu, ketika udara lembab, dan tumbuhan berjarak tanam pendek. Gejala : daun bertahap layu, menguning. Penularan melalui tanah dan irigasi. Pengendalian; tanam varietas tahan dan tebarkan Natural GLIO di awal
- 10. Anthracnose (Colletotrichum glycine )
Gejala: daun dan polong bintik-bintik kecil berwarna hitam, daun yang paling rendah rontok, polong muda yang terjangkit hama menjadi kosong dan isi polong renta menjadi kerdil. Pengendalian : (1) perhatikan contoh pergiliran tanam yang tepat; (2) Pencegahan di awal dengan Natural GLIO
- 11.Penyakit karat (Cendawan Phakospora phachyrizi)
Gejala: daun tampak bercak dan bintik coklat. Pengendalian: (1) cara menanam kedelai yang tahan terhadap penyakit; (2) semprotkan Natural GLIO + gula pasir
- 12. Busuk batang (Cendawan Phytium Sp)
Gejala : batang menguning kecoklat-coklatan dan basah, kemudian membusuk dan mati. Pengendalian : (1) memperbaiki drainase lahan; (2) Tebarkan Natural GLIO di awal
PANEN DAN PASCA PANEN TANAMAN KEDELAI
- Lakukan apabila sebagian besar daun sudah menguning, tetapi bukan sebab serangan hama atau penyakit, kemudian gugur, buah mulai berubah warna dari hijau menjadi kuning kecoklatan dan retak-retak, atau polong sudah kelihatan tua, batang berwarna kuning agak coklat dan gundul.
- Perlu diperhatikan, kedelai sebagai materi konsumsi dipetik pada usia 75 - 100 hari, sedangkan untuk benih umur 100 - 110 hari, semoga kemasakan biji betul-betul tepat dan merata.
- Setelah pemungutan selesai, seluruh hasil panen hendaknya segera dijemur.
- Biji yang sudah kering kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dipasarkan atau disimpan.
PT. Natural Nusantara

0 Response to "Pedoman Menanam Kedelai"
Post a Comment