Prospek Flora Kaliandra
Friday, April 26, 2019
Add Comment
Kaliandra menjadi salah satu pakan hijauan bagi binatang ternak. Pakan hijauan yaitu pakan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Kaliandradiberikan pada binatang dalam keadaan segar atau juga bisa dikeringkan. Kaliandra juga sanggup diberikan pada ayam dalam bentuk tepung. Pada ayam sumbangan ini sanggup memperlihatkan warna kuning telur yang lebih cerah. Daun, batang, dan bunga kaliandra sanggup dimanfaatkan untuk pakan ternak. Kaliandra mempunyai protein yang tinggi sehingga anggun untuk meningkatkan produktifitas binatang ternak. Pemanfaatan kaliandra untuk pakan hijauan ternak telah memperlihatkan hasil yang baik. Kaliandra juga baik untuk meningkatkan produktifitas reproduksi binatang ternak.
Kaliandra merupakan tanaman semak yang tingginya sanggup mencapai 45 meter. Tanaman kaliandra tumbuh lebat, tahan pangkas, dan gampang untuk bersemi kembali. Tanaman kaliandra sanggup tumbuh pada semua jenis tanah dan tumbuh baik pada tanah yang kurang subur. Dapat menyesuaikan diri pada tanah dengan tingkat keasaman tinggi, ketinggian di atas 1700 meter dari permukaan laut, dan curah hujan yang tinggi. kaliandra sanggup tumbuh pada demam isu kemarau meski pertumbuhannya tidak sebaik pada demam isu penghujan sehingga kaliandra sanggup dijadikan solusi untuk mengatasi kesulitan pakan hijau pada demam isu kemarau.
Selain untuk pakan ternak, kaliandra juga sanggup dimanfaatkan untuk kebutuhan konversi lahan. Akar kaliandra panjangnya sanggup mencapai kedalaman 2 meter. Sistem perakaran kaliandra sanggup membentuk bintil akar. Bintil akar ini sanggup menyerap Nitrogen yang sanggup menimbulkan tanah menjadi subur. Sehingga kaliandra juga sanggup dimanfaatkan untuk memperbaiki kondisi tanah. Kaliandra sanggup tumbuh pada lereng yang curam sehingga sanggup dijadikan sebagai penahan erosi.
Kaliandra Merah

Kaliandra merah (calothirsus) merupakan tumbuhan pagar yang perakarannya berpengaruh alasannya tipe akarnya yang masuk ke dalam. Karakteristik ini lah yang digunakan alasan mengapa kaliandra sangat cocok untuk tumbuhan pagar pada tanah yang mempunyai kemiringan tajam. Kaliandra berbunga sepanjang waktu tanpa mengenal musim. Bila menanam mulai biji, kaliandra akan mulai berbunga pada maksimum usia 2 tahun. Kaliandra tahan pada tanah yang terbatas airnya,kering dan tandus, alasannya perakarannya yang dalam, kaliandra bisa mengikat air sehingga sanggup digunakan untuk merehbilitasi kandungan air tanah. Saat tumbuhan sudah setinggi 1 meter, akan bisa bertahan dan tumbuh subur meskipun ketika demam isu kering (kemarau).
Kaliandra akan berbunga dan tumbuh subur pada kondisi cuaca yang ekstrim (panas >33 derajat celcius) dan tempat yang tandus, akan tetapi perkembangan generatif terganggu, bunga rontok sebelum jadi buah dan biji,sehingga untuk perbanbanyakannya dengan vegetatif (cangkok, stek, dll). Pada setiap pagi, bila kita amati, di pangkal benang sari terdapat titik2 air berwarna kekuningan, dan bila dijilat berasa manis. Itulah nektar yang disukai lebah, sehingga kaliandra menjadi tumbuhan primadona bagi pelebah.
Sebuah survey di Eropa, dengan 1 ha luasan tanah untuk budidaya kaliandara dalam satu tahun bisa menghasilkan 2 ton madu. Bayangkan, di Eropa terdapa 4 musim, dimana ketika demam isu masbodoh semua tumbuhan hampir dipastikan mengalami hibernasi, sehingga tidak ada sedikitpun sumber masakan lebah alami. Sedangkan di Indonesia, kaliandra akan berbunga tanpa mengenal waktu. Saat ini demam isu penghujan, kaliandra ku masih tetep menampakkan bunganya dengan gagahnya. Sehingga masa-masa deplesi nektar tidak terjadi di Indonesia. Nah, dengan demikian jumlah produksi 2 ton madu per tahun di Eropa sanggup terlampaui. 2 ton ketika ini setara dengan 2000 kg x Rp50.000/kg atau sekitar 100 juta. Atau bila di kurskan dengan pendapatan per bulan sekitar 8 juta per bulan. Mudah kita hanya butuh alat untuk pemanenan madu saja dan investasi awal koloni. Sungguh sangat menggiurkan.
Lahan seluas 1 ha, ketika ini sangatlah sulit. Akan tetapi yang perlu diketahui, radius mencari makan lebah 3,2 mill atau sekitar 4.8 km. Artinya berapapun luasan tanah yang kita punya masih sangat menjanjikan. Katakanlah, tanah ukuran 20 x 25 m, bila sebagai tumbuhan pakar bisa ditanami 90 batang pohon kalindra. sedangkan luasana dalam bisa ditanami pohon berbuah menyerupai klengkeng dan durian. Bila di tanami klengkeng bisa sekitar 60 batang pohon, bila ditanami durian bisa 20 batang pohon. Disela-selanya bisa ditanami pohon semusim berumur pendek, atau tumbuhan perdu berbunga yang disukai lebah menyerupai bunga matahari, lombok, terong, dll.
Kaliandra sangat cepat bertunas sehabis di potong. alasannya itu, kaliandra seringkali digunakan untuk sember masakan ternak baik kambing maupun sapi. Pemotongan bersiklus sanggup dilakukan untuk menjaga kontinuitas pasokan pakan sepanjang waktu. Kaliandra mempunyai kandungan nutrisi yang baik untuk pakan ternak, hal ini telah dilakukan banyak penelitian mengenai manfaat kaliandra sebagai pelengkap masakan ternak. Di Jawa Barat, kaliandra telah dimanfaatkan sebagai sumber pakan ternak kambing dan domba. Di Bedugul, Bali, kaliandra digunakan sebagai pakan sapi.
Di banyak sekali penelitian, telah mempublikasikan kaliandra sebagai tumbuhan yang sangat gampang menyesuaikan diri dan sebagai tumbuhan yang bisa merehbilitasi tanah yang tercemar. Di Kalimantan, kaliandra digunakan untuk merehabilitasi tanah bekas tambang kerikil baru. Kaliandra bisa mengikat unsur2 tertentu (hara) sehingga bisa memulihkan kesuburan tanah, dan juga bisa menguraikan zat pencemar menyerupai sisa hasil tambang.
source
http://misterbibittanaman.blogspot.com/
http://klancengsragi.blogspot.com/

0 Response to "Prospek Flora Kaliandra"
Post a Comment