Tips Menentukan Bibit Jahe Yang Baik
Sunday, May 19, 2019
Add Comment

Memilih Bibit berkualitas yakni bibit yang memenuhi syarat mutu genetik, mutu fisiologik (persentase tumbuh yang tinggi), dan mutu fisik. Yang dimaksud dengan mutu fisik yakni bibit yang bebas hama dan penyakit. Oleh alasannya yakni itu kriteria yang harus dipenuhi antara lain:
- Bahan bibit diambil eksklusif dari kebun (bukan dari pasar).
- Dipilih materi bibit dari tumbuhan yang sudah renta (berumur 9-10 bulan).
- Dipilih pula dari tumbuhan yang sehat dan kulit rimpang tidak terluka atau lecet.
Untuk pertumbuhan tumbuhan yang serentak atau seragam, bibit jangan eksklusif ditanam sebaiknya terlebih dahulu dikecambahkan. Penyemaian bibit sanggup dilakukan dengan peti kayu atau dengan bedengan.
Rimpang JAHE yang gres dipanen dijemur sementara (tidak hingga kering), kemudian disimpan sekitar 1-1,5 bulan. Patahkan rimpang tersebut dengan tangan dimana setiap serpihan mempunyai 3-5 mata tunas dan dijemur ulang 1/2-1 hari. Selanjutnya serpihan bakal bibit tersebut dikemas ke dalam karung beranyaman jarang, kemudian dicelupka n dalam larutan fungisida dan zat pengatur tumbuh sekitar 1 menit kemudian keringkan. Setelah itu dimasukkan kedalam peti kayu. Lakukan cara penyemaian dengan peti kayu sebagai berikut: pada bab dasar peti kayu diletakkan bakal bibit selapis, kemudian di atasnya diberi bubuk gosok atau sekam padi, demikian seterusnya sehingga yang paling atas yakni bubuk gosok atau sekam padi tersebut. Setelah 2-4 ahad lagi, bibit JAHE tersebut sudah disemai.
Buat rumah penyemaian sederhana ukuran 10 x 8 m untuk menanam bibit 1 ton (kebutuhan JAHE gajah seluas 1 ha). Di dalam rumah penyemaian tersebut dibentuk bedengan dari tumpukan jerami setebal 10 cm. Rimpang bakal bibit disusun pada bedengan jerami kemudian ditutup jerami, dan di atasnya diberi rimpang kemudian diberi jerami pula, demikian seterusnya, sehingga didapatkan 4 susunan lapis rimpang dengan bab atas berupa jerami. Perawatan bibit pada bedengan sanggup dilakukan dengan penyiraman setiap hari dan sesekali disemprot dengan fungisida. Setelah 2 minggu, biasanya rimpang sudah bertunas. Bila bibit bertunas dipilih supaya tidak terbawa bibit berkualitas rendah.
Bibit hasil seleksi itu dipatah-patahkan dengan tangan dan setiap serpihan mempunyai 3-5 mata tunas dan beratnya 40-60 gram.
Sebelum ditanam, bibit harus dibebaskan dari bahaya penyakit dengan cara bibit tersebut dimasukkan ke dalam karung dan dicelupkan ke dalam larutan fungisida sekitar 8 jam. Kemudian bibit dijemur 2-4 jam, barulah ditanam.
0 Response to "Tips Menentukan Bibit Jahe Yang Baik"
Post a Comment