Cara Peternakan Ikan Bawal
Wednesday, December 18, 2019
Add Comment
dikala ini cukup menjanjikan. Dengan melonjak nya undangan ikan di pasar-pasar di daerah, menciptakan para peternak ikan bawal ini juga ikut melonjak.
Ikan bawal air tawar atau colossoma macropomum ialah salah satu ikan unggulan kecerdikan daya perikanan air tawar. Secara umum, Bawal terbagi menjadi dua jenis yaitu bawal putih dan hitam. Bawal putih dikatakan lebih tinggi permintaannya berbanding yang bawal hitam.
Usaha budidaya ikan bawal dimaksudkan untuk memperoleh ikan ukuran konsumsi atau ukuran yang disenangi oleh konsumen. Pembesaran ikan ini sanggup dilakukan di bak tanah maupun bak permanen, baik secara monokultur maupun polikultur.
Jenis ikan Bawal memiliki beberapa keistimewaan dan kelebihanseperti:
Ketahanan yang tinggi terhadap kondisi limnologis yang kurang baik.
Rasa dagingnya pun cukup enak, hampir mirip daging ikan Gurami.
Langkah-langkah cara beternak ikan bawal:
Persiapan Kolam untuk beternak ikan Bawal
Persiapan bak ikan bawal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan masakan alami dalam jumlah yang cukup. Setelah dasar bak benar-benar kering, dasar bak perlu dikapur dengan kapur tohor maupun dolomit dengan takaran 25 kg/100 meter persegi.
Hal ini untuk meningkatkan pH tanah, juga sanggup untuk membunuh hama maupun patogen yang masih tahan terhadap proses pengeringan.
Kolam pembesaran tidak mutlak harus dipupuk. Ini dikarenakan masakan ikan bawal sebagian besar diperoleh dari masakan komplemen atau buatan. Tapi bila dipupuk sanggup memakai pupuk sangkar 25 – 50 kg/100 m2 dan TSP 3 kg/100 m2. Pupuk sangkar yang dipakai harus benar-benar yang sudah matang, semoga tidak menjadi racun bagi ikan.
Setelah pekerjaan pemupukan selesai, bak diisi air setinggi 2-3 cm dan dibiarkan selama 2-3 hari, kemudian air bak ditambah bertahap hingga kedalaman awal 40-60 cm dan terus diatur hingga ketinggian 80-120 cm tergantung kepadatan ikan. Jika warna air sudah hijau terang, gres bibit ikan ditebar (biasanya 7 10 hari sehabis pemupukan).
Pemilihan dan penebaran benih ikan bawal
Hanya dengan benih yang baik, ikan bawal akan hidup dan tumbuh dengan baik. Penebaran benih Sebelum benih ditebar perlu diadaptasikan, dengan tujuan semoga benih ikan tidak dalam kondisi stres dikala berada dalam kolam.
Cara pembiasaan : ikan yang masih terbungkus dalam plastik yang masih tertutup rapat dimasukan kedalam kolam, biarkan hingga dinding plastik mengembun.
Ini tandanya air bak dan air dalam plastik sudah sama suhunya, sehabis itu dibuka plastiknya dan air dalam bak masukkan bertahap kedalam plastik tempat benih hingga benih terlihat dalam kondisi baik. Selanjutnya benih ditebar dalam bak ikan secara perlahan-lahan.
Kualitas Pakan Dan Cara Pemberian Ikan Bawal
Hanya dengan pakan yang baik ikan sanggup tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang kita inginkan. Kualitas pakan yang baik ialah pakan yanq memiliki gizi yang seimbang baik protein, karbohidrat maupun lemak serta vitamin dan mineral.
Karena ikan bawal bersifat omnivora maka masakan yang diberikan sanggup berupa daun-daunan maupun berupa pelet. Pakan diberikan 3-5 % berat tubuh (perkiraan jumlah total berat ikan yang dipelihara). Pemberian pakan sanggup ditebar secara langsung.
Pemungutan Hasil Ikan Bawal
Pemungutan hasil perjuangan pembesaran sanggup dilakukan sehabis ikan bawal dipelihara 4-6 bulan, waktu tersebut ikan telah mencapai ukuran kurang lebih 500 gram/ekor, dengan kepadatan 4 ekor/m2.
Biasanya alat yang dipakai berupa waring bemata lebar. Ikan hasil pemanenan sebaiknya penampungannya dilakukan ditempat yang luas (tidak sempit) dan keadaan airnya selalu mengalir.
0 Response to "Cara Peternakan Ikan Bawal"
Post a Comment